KARANGANYER.RILISJATENG.COM – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan Sosialisasi Penerbitan Ijazah Madrasah Tsanawiyah (MTs) Tahun Ajaran 2025/2026, Senin (3/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh 64 kepala madrasah negeri dan swasta se-Kabupaten Karanganyar, guna memberikan pemahaman teknis sekaligus menyamakan persepsi terkait proses penerbitan ijazah agar berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Subbagian Tata Usaha sekaligus PLH Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Karanganyar Muhamad Rusdiyanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa penerbitan ijazah merupakan tanggung jawab penyelenggara pendidikan sekaligus hak yang harus diterima oleh setiap peserta didik. Oleh karena itu, seluruh satuan pendidikan diminta untuk mengedepankan ketelitian dan kehati-hatian dalam setiap tahapan penerbitan ijazah.
“Hati-hati dalam mencetak ijazah, karena apabila terjadi kesalahan, proses pencabutan dan penggantian ijazah memerlukan prosedur yang panjang dan berjenjang,” tegas Muhamad Rusdiyanto.
Lebih lanjut, Muhamad Rusdiyanto menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pendidikan ditopang oleh empat pilar utama, yaitu kepala madrasah, guru, siswa, serta keluarga atau masyarakat. Menurutnya, masing-masing pilar memiliki peran strategis yang harus dijalankan secara optimal demi tercapainya tujuan pendidikan.
“Setiap pilar keberhasilan pendidikan perlu melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan baik sehingga mampu mewujudkan pendidikan yang berkualitas,” harapnya.
Setelah sesi sosialisasi penerbitan ijazah MTs, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi penerbitan ijazah Raudhatul Athfal (RA) sebagai upaya memastikan seluruh jenjang pendidikan madrasah memahami mekanisme penerbitan ijazah sesuai regulasi yang berlaku.
